29
Nov
11

THE FALLEN: Sebuah kisah tentang makhluk penyelamat para yang terbuang

Aaron Corbet, cowok pendiam penyendiri siswa kelas senior Kenneth Curtis High School. Ia tidak pernah tahu identitas orangtua kandungnya. Sejak kecil cowok satu ini mengembara dari satu orangtua angkat ke orangtua angkat lain, membuatnya jadi pribadi yang sulit memercayai orang lain dan cenderung memberontak. Keluarga Stanley yang menjadi orangtua terakhirnya mampu memberinya kasih sayang tulus, sehingga Aaron betah tinggal di rumah mereka sampai bertahun-tahun.

Ulang tahun ke-18 menjadi titik perubahan dalam kehidupan Aaron. Tiba-tiba ia bisa mengetahui pembicaraan yang dilakukan orang lain dalam bahasa asing, memahami pikiran dan gonggongan anjingnya, Hingga ia bahkan bisa memahami topik cekikikan cewek-cewek Brasil di sekolahnya setiap kali ia ada di dekat mereka. Ternyata mereka mengagumi tampang ganteng si Aaron lho!

Itu baru yang enteng. Karena kemampuan memahami-bahasa-asing-dan-mengucapkannya-dengan-fasih-seakan-akan-bahasa-itu-adalah-bahasa-sehari-hari Aaron baru merupakan sebuah awalan. Setelah itu ia justru dibuat bingung dengan tudingan sebagai nephilim dari seorang tua gembel yang ia temui di pinggir lapangan.

Istilah nephilim itu juga yang akhirnya membawanya pada rentetan peristiwa menegangkan, menakjubkan, sekaligus mengerikan yang ia alami. Membuatnya harus memilih untuk menentukan masa depannya saat itu juga sebelum pihak-pihak lain berusaha merenggut masa depan tersebut.

Semua terkait dengan sebuah ramalan kuno yang berhubungan dengan peristiwa Perang Besar di Surga di mana Bintang Fajar memimpin sebuah pemberontakan melawan Yang Maha Kuasa. Setelah pasukannya kalah, pengikut sang Bintang Fajar (Lucifer) harus menyingkir dari surga dan dibuang ke bumi, bergabung dengan para manusia.

Malaikat-malaikat terbuang tersebut banyak yang jatuh cinta pada perempuan bumi dan memiliki anak. Anak-anak tersebut lah yang dikenal dengan sebutan nephilim. Nah, salah satu dari mereka akan menjadi seorang penyelamat. Menjadi pihak yang bisa menjembatani hubungan buruk antara Tuhan dengan para malaikat terbuang.

Ada kelompok malaikat, Paduan Suara Surgawi yang biasa menyebut diri mereka dengan sebutan Kekuatan di bawah pimpinan Verchiel, yang tidak menghendaki ramalan tersebut terjadi. Maka mereka membuat misi sendiri untuk membasmi seluruh nephilim sehingga tidak ada kesempatan satu pun nephilim menjadi Yang Terpilih.

Hidup Aaron yang biasa-biasa saja  berubah drastis. Ia jadi buruan Kekuatan. Ia harus berusaha menyelamatkan diri, keluarga, dan teman-teman barunya sekaligus mendapat titipan misi dari para malaikat terbuang untuk menyelamatkan diri. Siapa tahu ia adalah Yang Terpilih.

Oke, mau ngomongin yang mana dulu nih? Nephilim dan malaikat terbuang? Feminisme, tata bahasa? Hehehe ….

Baik, nephilim dan malaikat terbuang dulu deh. Sudah berapa novel yang aku baca yang ngebahas soal nephilim/makhluk setengah malaikat setengah manusia serta malaikat terbuang? Buanyak banget. Bisa dibilang persentase novel fantasy fiction yang mengulas tentang makhluk satu ini berbanding imbang dengan fantasy fiction yang membahas tentang vampir dan werewolf. Sebut saja di antaranya (yang topiknya nephilim atau malaikat terbuang saja ya):

  1. The Mortal Instruments
  2. The Infernal Devices
  3. Hush, Hush Series
  4. Awakened Series
  5. Fallen
  6. Aggelos Series
  7. Dan pasti masih banyak lagi lainnya ^_^

Kenapa aku mengategorikan nephilim dengan malaikat terbuang di ruang yang sama? Karena untuk memudahkan pengidentifikasian subjek-subjek cerita macam ini, dibandingkan dengan subjek-subjek cerita fantasy fiction lain macam vampir atau werewolf.

Nah, kisah tentang para nephilim/malaikat terbuang ada yang mencengangkan, mendebarkan, membuat jidat berkerut, bahkan sampai ke membuat bibir mencibir. Kebayang kan, topik yang sudah tuntas dibahas banyak penulis, bakal sedikit menyisakan celah buat kita bereksperimen mengeksplorasinya. Ada yang jatuhnya jadi gak masuk akal dan bertele-tele. Ada juga yang seru, seksi, sekaligus pintar. Ada yang serba tanggung dan membuat kita berpikir, “Ini cerita tentang fallen angels atau tentang aliens sih?”

Nah bagaimana dengan The Fallen bikinan Thomas E Sniegoski ini?

Sebagai sebuah kisah tentang nephilim yang entah ke berapa di antara kisah-kisah nephilim lain, The Fallen mampu muncul lengkap dan tidak membingungkan. Thomas E. Sniegoski menghadirkan para keturunan malaikat terbuang lengkap dengan identitas dan cara pemunculan mereka. Tidak tampak mengada-ada seperti kemunculan nephilim gaya cawan petri kelas kimia yang dimunculkan Jonathan Shadowhunter (tapi di luar itu, ceritanya seru banget kok). Tidak tanggung dan bikin males seperti di Aggelos. Tidak juga menjadi membingungkan dan terbaca seperti makhluk luar angkasa seperti di Awakened Series. Meskipun kenapa ada nephilim hybrid yang bisa menjadi superhero belum terjelaskan di The Fallen ini.

Nah, bagaimana aku bisa menjanjikan ocehan tentang feminisme di sini?

Itu lho, tentang keberadaan para nephilim yang (aku kutip):

… yang mengisahkan tentang sekawanan malaikat yang meninggalkan Surga untuk berpasangan dengan wanita, dan mengajarkan keterampilan yang mengerikan kepada manusia …. (hal. 69)

Halooo, memangnya malaikat itu punya jenis kelamin ya? Memangnya kalaupun punya jenis kelaminnya cuma laki-laki ya? Ini mungkin berhubungan langsung dengan penulis novel ini yang laki-laki. Jadi ia berpikiran bahwa. “Kayaknya bakal keren tuh kalo cuma cowok yang bisa jadi malaikat. Cewek? Hmm … biar gender rendahan itu jadi penerima sperma malaikat saja deh. Nanti dibikin mati saja kalo melahirkan. Yang penting habis itu kaum nephilim bisa muncul.”

Coba bandingkan dengan deskripsi para malaikat atau malaikat terbuang atau nephilim di novel lain yang bikinan pengarang cewek. Nih aku beri contoh Hush, Hush-nya Becca Fitzpatrick ya. Di sono ada tuh malaikat cewek.

Mungkin aku terlalu nyinyir (yang ini mah bukan mungkin lagi, kaleee). Tapi aku lebih suka cerita yang berimbang. Jadi masalah ini jadi ganjelan buatku meskipun gak membuatku menolak membaca lanjutan kisahnya🙂

Nah, tata bahasa deh sekarang.

Ceritanya enak, lancar, runut, lincah. Penerjemahannya juga keren. Aku membayangkan betapa gampangnya novel ini diterjemahkan menjadi film Hollywood jika kita menilik joke-joke yang kadang dimunculkan saat si Aaron sedang mikir-mikir (meski di saat ia seharusnya gak sempat mikirin joke).

Tapi ada cara penulisan yang aneh di hal. 113:

Tidak mungkin. Akan lebih baik kalau tumor otaklah yang membuat dirinya memahami semua bahasa ini-membuatku mengira bahwa anjingku bicara kepadaku. Ini akan lebih mudah, pikirnya beralasan. Jadi dia bisa menganggap pria tua itu sinting.

Lalu di mana keanehannya? Atau cacatnya? Atau topik nyinyiranku?

Itu lho, kenapa dalam pikiran satu orang (Aaron) ia bisa ngomong mengalamatkan dirinya sebagai “…ku”, tapi kadang “…nya”?

Oke, mungkin kita dianggap harus memisahkan antara “nya” dengan “ku” dari simbol “-“ yang ada di tengah kalimat. Tapi dari pengalamanku baca novel ini seluruh kalimat yang di-italic-kan diposisikan sebagai pikiran seseorang atau dialog dalam hati seseorang. Jadi harusnya kalimat italic di atas hanya diucapkan Aaron di dalam pikirannya. Yang membuat itu tampak aneh saat ia mengalamatkan dirinya dengan sebutan “nya”.

Yah, cukup sudah. Aku sudah membuktikan kenyinyiranku di review ini. Akhir kata, novel ini asik. Menarik, bagus. Mana Aaron bisa dibayangkan sebagai cowok ganteng, lagi. Sayang cover-nya kurang “mengundang”. Jauh lebih menarik edisi aslinya di Amrik sono. Buat yang berpendapat untuk tidak akan menghakimi bacaan dari sampulnya, aku sarankan lalap habis saja novel ini🙂

Judul: THE FALLEN

Pengarang: Thomas E. Sniegoski

Penerjemah: Marcalais Francisca

Penyunting: Dhewiberta

Penerbit: Mizan fantasi/Pt. Mizan Pustaka

ISBN: 978-979-433-635-9

Soft cover

Halaman: 309 halaman

Terbit: Agustus 2011 (cetakan I)

Harga: Rp 49.000,-


12 Responses to “THE FALLEN: Sebuah kisah tentang makhluk penyelamat para yang terbuang”


  1. November 29, 2011 at 1:04 pm

    Eh ada lho yang menganut malaikat juga berjender perempuan… itu tuhh iklan wangi-wangian yang bikin perempuan-perempuan bersayap pada berjatuhan dari langit… heheheehhh….

  2. December 1, 2011 at 11:35 am

    makin ngebet buat beli ni buku, soalnya aku punya seri 2 dan 3, tapi gak punya yang seri ini #tepukjidats

    • December 1, 2011 at 11:51 am

      lho, kok bisa sih? hihihi. pasti karena desain sampl seri 1 kurang oke (pendapatku sih), jadi dilewatin mulu pas browsing di toko (yang ini juga kayak pengalamanku ^_^)

  3. 5 rihee
    February 1, 2012 at 3:23 am

    wuahhh.. makasih bgt nih, atas semua referensi yg ada di blog ini.. ^^
    jujur aj, ak belum terlalu banyak baca fantasy fiction.. jadi masih cari yg bener2 kena.. hehehe
    tapi mang sebenarnya lagi nyari novel tentang makhluk setengah malaikat setengah manusia.. akhir.a dpt juga ^^

    • February 1, 2012 at 6:32 am

      you-re welcome. aku penggemar dongeng yang model begini. dan berhubung genre ini sedang tren, kayaknya resensi seperti ini sudah agak mudah dicari kok. tapi seneng juga rhie bisa ikut menikmati ^_^

  4. June 16, 2012 at 2:13 am

    Kita butuh cerdas buat baca novel yg sdkit membingungkan ky gini. Walaupun over all bgus, tp pembaca butuh yg sempurna dari A-Z.

  5. 10 Iyu Ruhi
    November 29, 2012 at 1:23 pm

    Aku baru baca novel ttg malaikat terbuang juga, judulnya FALLEN part Terkutuk. Sejujurnya aku masih heran denga cerita. Klo ada yg pernah baca bisa tlong jelaskan?

  6. 12 Kristiana S
    June 3, 2013 at 12:36 pm

    yay! ketemu juga mbakku🙂
    tengkyu somach :p
    ceritanya sih, sepertinya menjanjikan yo, mbak? hmmm.. *itung kancing, beli.. ga beli.. beli.. ga beli..*


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s