01
Feb
11

Radiant Shadows: Bayangan yang Menyilaukan-terciptanya peta kekuatan baru di dunia faerie

Ani, Devlin, Seth. Blasteran manusia dan hound-pengawal Kerajaan Kegelapan-yang keras kepala, Tangan Berdarah sang Ratu Agung, Sorcha, anak angkat Sorcha yang punya dua identitas: manusia saat ada di faerie, dan faery saat ada di dunia mortal. Ketiganya menjadi pion penting bagi langkah terjaganya perdamaian dunia faerie, ketiganya harus memutuskan yang terbaik di antara semua pilihan dilema yang dihadapi.

Seperti kisah-kisah serial Wicked Lovely sebelumnya (3 novel), Melissa Marr membawa kita ke dunia yang paralel dan menempati space yang sama dengan dunia kita-kita para mortal, dunia faery. Mahluk yang sebelum ini banyak kita kenal dengan bentuknya yang mungil dan kepakan sayapnya, serta percikan debu peri setiap kali mereka bergerak, diubah manjadi mahluk-mahluk penuh kuasa dan intrik.

Ani adalah adik Rabbit anak Gabriel, cowok setengah peri yang menjadi seniman tato (ingat peran kecil mereka saat Ink Exchange) dan pimpinan hound pengawal sang Raja Kegelapan. Ani jatuh cinta pada Irial, mantan Raja Kegelapan. Tapi ketertarikan Irial hanya rasa sayang dan penasaran karena keanehan yang dimiliki Ani (hingga Irial harus beberapa kali melakukan tes terhadap darah gadis itu).

Devlin adalah semacam algojo atau tukang pukul Sorcha si Ratu yang Tak Pernah Berubah. Dia adalah anak/adik Sorcha dan Bananach (Penguasa Perang). Maka Devlin mendapatkan sifat-sifat kedua saudari kembar yang saling bertentangan itu.

Sorcha menginginkan kematian Ani. Bananach menginginkan Seth dan Niall (Raja Kegelapan pengganti Irial) mati. Dan kedua saudari kembar itu menggunakan pion-pion untuk melaksanakan keinginan mereka. Sayang pion yang mereka pilih tidak patuh, hingga konflik terjadi.

Fiuh … novel Melissa Marr selalu menyuguhkan perasaan yang paradoksal buatku. Kadang aku bosan dengan alurnya yang berbelit-belit, tapi di sisi lain, kerumitannya tetap menghadirkan rasa penasaran. Kadang aku benci dengan pelukisannya yang (menurutku) gabungan antara surealisme, melankolisme, dan barbarisme. Tapi justru hal itu kan yang membedakan dunia para faery dengan dunia mortal? Saat membaca aku juga dibikin klenger dengan taburan nama-nama baru yang penting-nggak –penting tapi selalu rutin muncul, misal: Chela, Gabriel, Barry, Tish, Rae, Jillian … belum lagi istilah-istilah yang membingungkan macam: faerie, faery, fey, hound, thistle fey, dll dll.

Membaca Radiant Shadows mengingatkanku dengan rasa setelah membaca Ink Exchange. Agak-agak ilfil, meski tetap terpukau pada alur ceritanya yang rumit menjelajah tradisi para peri. Kenapa sih musti ilfil jika ceritanya masih memukau? Karena sejak awal aku mengira masih akan membaca banyak tentang Aislinn dan Seth. Tapi justru disuguhi dongeng tentang Leslie dan Ani.

Untung kekecewaanku agak terobati di seri ke-4 ini, karena akhirnya aku bisa menemukan benang merahnya.

It’s all about successions!

Nah, sudah, itu saja. Aku gak bakal bikin bocoran lebih jauh lagi. Karena buat kalian yang masih minat dengan dongeng tentang kerajaan-kerajaan peri (yang sayangnya sampai sekarang masih membingungkanku adalah, mengapa Huntsdale menjadi pusatnya kerajaan peri), Radiant Shadows masih layak dikoleksi.

Satu lagi yang membuatku menyukai serial ini adalah pilihan judul-judulnya. Selalu puitis, dan sangat berhubungan dengan inti cerita. Gambar sampulnya juga cantik (art directingnya dan cewek-cewek di sampulnya)😀

Pengarang: Melissa Marr

Dimensi: 13.5 x 20 cm

Tebal: 352 halaman

Cover: Soft Cover

ISBN: 978-979-22-6544-6

Harga: Rp 45.000.-


2 Responses to “Radiant Shadows: Bayangan yang Menyilaukan-terciptanya peta kekuatan baru di dunia faerie”


  1. 1 pita
    October 3, 2011 at 4:59 am

    Belinya dimana yaa??? aku coba cari di gramedia tapi koq belum keluar???
    bisa gak kalo beli scr online bukunya???ntar aku transfer uangnya plus ongkos kirimnya…
    iya aku stuju dengan pendapat yang mengatakan buku ke 2 sangat membosankan…aku paling suka buku yang ke 1 dan ke 3 dimana dsitu banyak dceritakan kisah tentang seth dan aislinn dan keenan…
    gak cuma itu saja tapi aku juga suka dengan pengambarannya yang penuh intrik dan tentunya penuh hal yang bisa aku saring bwt pjlanan hdup q, ky saat aislinn memilih antara keenan dan seth….hehehe…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s