05
Aug
10

Demon’s Lexicon-Adakah memang wujud-wujud iblis asli dari neraka di antara kita?

“Kau kira dirimu manusia?”

Aku suka sekali dengan tokoh Hellboy bikinan Marvel. Setan yang datang langsung dari neraka hasil eksperimen Nazi pada masa Perang Dunia II. Hellboy adalah bukti dari keberhasilan pengasuhan. Bahwa meski kau adalah setan-lengkap dengan tanduk dan ekor, jika kau dibesarkan dengan baik hati dan penuh kasih sayang, maka kau akan bersikap seperti orang yang membesarkanmu.

Aku selalu membayangkan, andai Hellboy bertampang ganteng, kemungkinan hidupnya bakal lebih mudah. Soalnya kasian banget kan di dunia ini untuk jadi orang baik dengan tampang jelek? Soalnya kebanyakan orang masih menghakimi orang lain dari tampang. Gak percaya? tuh tampang-tampang cantik ganteng di sinetron. Semakin cantik dan lembut tampangnya, semakin laris deh dia dapat peran protagonis. Halah, malah ngebahas sinetron. Secara nonton saja gak pernah. Balik ke Demon’s Lexicon deh. Lanjut!

Dan kisah yang kubaca ini sangat mengingatkanku pada Hellboy yang sesuai harapanku.

Alan dan Nick Ryves, dua cowok kakak beradik, melalui sepanjang hidup mereka penuh teror. Ayah yang mati di depan mereka, ibu gila yang musti mereka seret ke sana kemari untuk menghindari serangan kelompok-kelompok penyihir yang mengincar karena ibu mereka membawa lari jimat milik seorang penyihir paling berkuasa. Mereka harus selalu berpindah-pindah kota dan sekolah. Mereka juga harus mempelajari segala cara membela diri sejak masih belia. Padahal saat ini saja usia mereka masing-masing baru 20 dan 17 tahun.

Aktivitas yang sungguh melelahkan. Tapi Alan si pirang pincang menjalaninya dengan sukarela. Ia tidak mempermasalahkan musti menjadi tulang punggung keluarga sejak ayah mereka meninggal saat Alan masih 12 tahun dan Nick 8 tahun. Di balik kebaikan hatinya, Alan menyimpan rapat sebuah rahasia kelam.

Nick, si dingin tampan adalah jagoan bertempur. Ia masih remaja, tapi sudah berkali-kali membunuh-jika memang terpaksa. Keterpaksaan itu membuatnya tidak memiliki penyesalan. Meski tidak membuatnya sedih, Nick sadar, Olivia tak pernah mencintainya. Bahkan perempuan itu jelas banget menunjukkan kebenciannya.

Suatu sore, datang sepasang tamu remaja-Mae dan Jamie Crawford. Kedatangan mereka mengacaukan siklus hidup yang biasa dijalani Alan dan Nick plus Mama Olivia. Mae dan Jamie mencari keluarga itu karena Jamie baru saja “ditandai” iblis.

Alan yang baik hati segera tergerak untuk menolong, meski Nick terang-terangan menolak. Ia tidak bisa memahami kebaikan hati Alan yang bersedia membahayakan hidup mereka yang memang sudah penuh bahaya untuk penolong remaja yang mereka tidak kenal sebelumnya. Keinginan menolong itu justru bikin Alan malah ditandai juga. Ini bikin Nick makin sebal. Padahal tanda dari iblis harus segera ditidaklanjuti, karena itu adalah langkah awal menuju kematian. Jiwa si orang yang ditandai adalah jiwa yang diinginkan iblis.

Jadilah keempat remaja itu berpetualang menyeberangi Inggris untuk mencari cara menghilangkan tanda iblis berpacu dengan waktu. Petualangan yang penuh dengan ketegangan yang menguak sebuah rahasia yang disimpan Alan raat-rapat. Pengetahuan baru akan rahasia-rahasia ini membuat Nick mempertanyakan persaudaraan mereka.

Akhirnya mereka harus berhadapan dengan Black Arthur, penyihir besar yang selama ini mengejar-ngejar keluarga ini. Pertemuan dengan Black Arthur inilah yang membuat sebuah rahasia lagi yang juga disimpan rapat oleh Alan-dan sebenarnya tak ingin dibuka-terbongkar. Alan yang pincang dan pendiam ternyata penuh rahasia dan muslihat.

Oke, Stooooop! Kalo gak brenti ngetik, bisa-bisa ini berubah dari resensi seperti yang aku rencanakan, jadi spoiler deh. Hehehe.

Don’t judge a book by it’s cover. Nah, aku sudah memperingatkan ya. Meski judulnya sudah mengandung kata iblis-iblisan, cover novel ini rada-rada menyesatkan. Gambarnya yang cowok ganteng bikin kita mengharapkan banyak romance di sini🙂

Dan meski ceritanya lumayan seru, jangan dikira aku melalap Demon’s Lexicon dalam waktu semalam seperti kebiasaan ya. Novel ini menghabiskan waktu sekitar 3 bulan buatku menyelesaikan. Bukan karena tebal atau sulit dimengerti. Tapi karena adegan-adegan awalnya yang kurang bikin sreg. Untung aku nemu tekad buat nerusin baca. Karena makin lama, sihir dan pesonanya makin bermunculan. Terutama pesona si ganteng Nick.

Intinya, buku ini keren banget. Ya iya lah, kalo gak keren, masa aku tega ngeresensi dan masukin ke blog ini sih? Ceritanya gak gampang ditebak. Ending-nya menakjubkan. Alur ceritanya cepat, dengan dialog-dialog yang lincah dan bikin tersenyum. Kalo kamu suka kisah-kisah tentang penyihir dan iblis, di sini penuh deh. Meski deskripsi penyihir dan kegiatannya agak-agak kurang menarik karena mereka saling berebut kekuasaan tanpa kelihatan efek nyatanya selain awan yang bergulung-gulung atau serbuan binatang jadi-jadian.

Pesanku, kalo nemu terjemahan yang kurang enak di awal-awal halaman, babat saja. Karena kisah di halaman-halaman selanjutnya worth it. Jangan sampai menghabiskan 3 bulan baca kaya aku hanya karena alur yang kerasa mubeng-mubeng di awalan. Mungkin pengarangnya Sarah Rees Brennan belum nemu formula yang tepat waktu pertama nulis. Mungkin penerjemahnya yang masih demam panggung. Pokoknya enjoy the book!

Judul: The Demon’s Lexicon
ISBN: 9786028801096
Penulis: Sarah Rees Brennan
Penerbit Ufuk Press
Tanggal terbit April – 2010
Jumlah Halaman 360
Soft Cover
Dimensi(L x P) 140x205mm

Harga: Rp 54.900,-


4 Responses to “Demon’s Lexicon-Adakah memang wujud-wujud iblis asli dari neraka di antara kita?”


  1. 1 idpramudita
    August 6, 2010 at 12:27 am

    wew..covernya beneran ganteng haha :p
    resensinya bikin penasaran.
    menyusuri blogmu aku terprovokasi untuk baca genre fantasy gothic😀
    berkat iming2 mirip harry potter, aku barusan donlod percy jackson the lightning thief, ngintip2 dulu. sukur2 klo bisa betah baca ebooknya wekekek..
    ato mendingan baca apa dulu yak..ada saran? ^_^

    • August 6, 2010 at 4:08 am

      wua!!! baca semua!!! hihihi. percy jackson lumayan, buat permulaan. lucu, imut, heroik. serial mortal instruments sangat aku rekomendasikan, meski ketebalannya menyamai harry potter 6-7. sejauh ini di indonesia sudah terbit buku 1 & 2. senangnya bisa memprovokasi orang ^_^

  2. 3 pink
    August 13, 2010 at 4:34 am

    menarik….halah…seperti biasa pengennya pinjam tp kapan????

  3. 4 pink
    August 13, 2010 at 4:40 am

    kirim e-book nya dunks…..sekalian yg vampire’s high…makacih bu….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s