20
Apr
10

Twilight Series-The Bella Swan Saga

Novel-novel ini sebenarnya barang lama. Tapi kalo kita ngobrolin fantasy-gothic, kayaknya Twilight Series musti dimunculkan juga, karena Stephenie Meyer kan salah satu pelopornya😀

Kisah perkenalanku dengan Bella Swan hampir sama dengan kisah perkenalanku dengan Harry Potter. Yah, masih mending si Bella Swan sih, aku mulai addicted sama cerita dia sejak keluarnya buku 1, Twilight. Kalo Harry Potter? Hmm … perkenalan yang sama sekali ga disengaja. Teman satu kos yang menenteng Harry 3 The Prisoner of Azkaban (sudah cetakan ke 3, lagi). Aku pikir waktu itu, ini buku model apa lagi, kok ceritanya soal anak yang kayaknya masih pra remaja, penjara sihir, hipogrif …. Setelah temanku selesai baca, aku bilang mau pinjam, dan berhasil aku kebut tuh buku selama 3 hari. Huh, I’m in love in a blink of an eye! Akhirnya setelah baca buku 3 Harry Potter itu, aku jadi beli buku 1, 2, dan 3 sendiri, diikuti buku2 yang lain, sampai selesai serinya saat ini.

Bella Swan? Karena aktivitas tuker-tukeran novel dengan Pink yang jalannya rada berat sebelah (Aku selesai baca, pink belum selesai). Dari semua seri Twilight yang sudah published di Indonesia ternyata aku paling suka dengan Twilight. Walaupun karakter Bella sebenernya memang sudah rada nyebelin dari awal. Rada anti sosial, pemuja vampir, ga bisa jaga diri. Duh. Masih untung dia diceritakan sebagai orang yang pintar di kelas. Kalo ga, bete banget lagi bacanya. Mana karakter Edward Cullen-nya sempurna banget gitu. Muda, cuakeeep, pinter, kaya, gagah perkasa lagi. Mengingatkan aku dengan karakter-karakter yang sering muncul di fiksi Indonesia. Ganteng, jangkung, jago basket, ketua OSIS, penerima bea siswa, anak orang kaya. hihihi. Enak banget bikin karakternya. Dsb, dsb. jalan ceritanya benernya oke banget. Tapi kenapa yah, si Stephenie Meyer ga mau bikin intrik yang lebih complicated? Kenapa intriknya hanya berpusat pada keberadaan Bella? Belum lagi keharusan mengulang-ulang deskripsi kegantengan Edward Cullen yang kayaknya beyond nalar itu. Hhhhh. Over all, aku seneng dengan ceritanya. Tapi plis deh Miss Meyer, buat bukumu yang berikutnya, tolong karakternya lebih hidup lagi. jangan secengeng Bella, dan jangan bikin hidup semua orang berpusat hanya pada seorang cewek yang akhirnya kayaknya mendapatkan apa yang dia mau: living happily everafter, punya bayi cantik keturunan vampir, hidup abadi, jadi istri orang kaya … dan akhirnya kedua ortunya meski hidup terpisah tapi menemukan kebahagiaannya. Kayaknya di serial ini mbak Meyer gak rela salah satu tokohnya menderita. Lebih menarik karakter Edward Cullen sendiri, atau karakter Alice Cullen. Atau … bikin deh Jessica dan Lauren lebih sering muncul. Atau … bikin deh si Jacob Black ga sebego itu. Duh. IMHO lho.

Harga : Rp 60.000,- *
Ukuran : 13.5 x 20 cm
Tebal : 520 halaman
Terbit : Maret 2008
Soft Cover

ISBN: ISBN : 978-979-22-3602-6; 31208014

Sori, baru ada gambarnya untuk buku 1 saja. Yang lainnya nyusul😀


0 Responses to “Twilight Series-The Bella Swan Saga”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s