20
Apr
10

Luna-Kisah tentang remaja yang ada di dalam dunia LGBT* dan orang-orang di sekelilingnya

Novel ini di Indonesia sepertinya tidak termasuk best seller. Padahal di Amerika sudah memenangkan beberapa penghargaan bergengsi seperti:

-American Library Association Best Book for Young Adults 2005

-Chicago Public Library Best of 2004, Books for Great Teens

-2005 Stonewall Honor Book, awarded by GLBTQ Round Table of the American Library Association

Regan O’Neill hidup di bawah bayang-bayang Liam. Bahkan guru-gurunya pun menetapkan standar baginya berdasar prestasi kakaknya. Di luaran, Liam adalah contoh ideal cowok idaman. Ganteng, pintar, jago komputer, dan punya kerjaan sampingan yang memberinya uang jauh melebihi uang saku anak sekolah pada umumnya. Penghasilan tambahan itu membuat Liam mampu membeli mobil keren-gres-kontan. Satu hal yang bikin sebel ayah mereka, selain kenyataan bahwa Liam sama sekali tidak tertarik semua jenis olah raga cowok seperti yang didorong-dorongkan ayah mereka itu. Tapi Liam punya rahasia paling kelam yang hanya dia munculkan dan ia bagi pada satu-satunya orang yang ia percaya-Regan. Hal itulah yang membuat Regan terpaksa membatasi pergaulannya, lebih banyak menahan diri, menutup diri, bahkan kehilangan satu-satunya sahabatnya.

Hidup Regan yang sepi mulai terasa jungkir balik saat Liam mengalami depresi dan ingin mengungkapkan rahasianya pada dunia. Regan yakin, ia akan semakin malu, dan keluarganya tak akan mampu menanggung rahasia Liam. Di saat itu pula muncul Chris-partner di Lab Kimia-cowok keren yang mulai bikin Regan menginginkan hidup normal seperti cewek-cewek kebanyakan.

Sebuah kisah indah dan mendalam tentang dunia LGBT yang dituturkan dari sudut pandang seorang remaja. Membuatku takjub, ternyata Julie Anne Peters, pengarangnya, berusia 50 tahun lebih. Julie Anne mengajak kita ke petualangan perasaan Regan, membawa dari kilas balik, kembali ke masa kini, ke kilas balik lagi, ke masa kini lagi, membuat kita memahami perasaan masing-masing tokoh, dan tidak ingin menghakimi pada akhirnya. Satu poin plus yang semakin membuatku mencintai novel ini adalah happy ending-nya. Regan dan Liam berhasil mendapatkan solusi untuk problem yang mereka hadapi. Julie Anne  membuat ending yang tidak egois bagi salah satu tokoh. Desain cover edisi Indonesia-nya juga cantik. Sangat mampu bercerita tentang isi bukunya. Kalau harus membuat skala penilaian, Luna bakal aku beri skor 9 dari 10 poin. Satu kekurangannya hanya: terlalu tipis😀

*LGBT: Lesbian, Gay, Bisexual, Transgender

ISBN: 979-22-1622-7

Penerbit: Gramedia

Terbit: September 2005

Tebal: 297 hal

Soft cover

Harga: Rp 35.000


0 Responses to “Luna-Kisah tentang remaja yang ada di dalam dunia LGBT* dan orang-orang di sekelilingnya”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s