18
Apr
10

The Society of S-Kisah tegang yang berakhir dengan antiklimaks

Ariella Montero belum pernah bersekolah. Bukan karena ia bodoh, bukan juga karena miskin. Ayahnya lah yang memutuskan begitu. Hingga usianya yang 12 tahun, orang yang dikenal Ariella seumur hidupnya adalah ayahnya, Mrs. McGarritt-pengurus rumahnya, Dennis asisten ayahnya, dan Mary Ellis Root-asisten pribadi ayahnya. Semua kebutuhan pendidikannya dipenuhi dengan cara tutorial di rumah oleh ayahnya dan Dennis dengan alasan kesehatan. Atau setidaknya itu yang dikatakan mereka pada Ari.

Buku ini bercerita dari sudut pandang orang pertama. Alurnya lamban dan penggunaan bahasanya suram, membuat pembaca langsung bisa menebak kalau buku ini bakal menawarkan kalau bukan pembunuhan, ya cerita tentang dunia lain. Bukan tebakan yang keliru. Bahkan keduanya ada di situ.

Cerita dimulai dengan bagaimana Ariella menceritakan situasi monoton di dalam rumahnya. Kehidupannya agak berubah setelah ia berkenalan dan berteman dengan anak-anak Mrs. McGarritt, Michael dan Kathleen. Dua remaja itu yang akhirnya mengenalkan Ariella pada kehidupan remaja yang agak normal: berteman, bersepeda, main ke mal, internet, naksir lawan jenis.

Ketegangan mulai nampak saat Kathleen hilang setelah bermain peran dengan teman-teman mereka. Dan setelah itu jantungku mau copot saat ada hantu yang benar-benar muncul di bawah jendela kamar Ariella. Penggambarannya yang detail menyeramkan sekali. Sayang Susan Hubbard cuma menampilkan hantu di bagian ini saja. Padahal aku sudah berharap banyak, lho.

Rasa penasaran pada sosok ibu dan kekecewaan serta ketidakpercayaan pada ayahnya membuatnya pergi dari rumah. Kisah berlanjut ke petualangan Ariella mencari ibunya, sosok yang tadinya ia kira sudah meninggal. Perjalanannya mengantarkan pada rentetan peristiwa yang lain seperti pembunuhan, dan pertemuannya dengan komunitas S. kaum peminum darah. Kalau di buku-buku lain kamu bertemu vampir yang magis banget, di buku ini vampir hanya manusia yang suka minum darah. Bahkan kebiasaan minum darah ini bisa dikurangi dengan diet-diet tertentu.

Perjalanan yang cukup panjang membawa Ariella bertemu dengan ibunya. Pertemuan itu membuka fakta-fakta tersembunyi dalam masa lalu kedua orangtuanya. Begitulah kira-kira.

Aku bingung dengan buku ini. Sebenarnya mau dibawa jadi novel remaja (karena kisahnya tentang Ariella yang menginjak remaja), atau thriller (karena melibatkan pembunuhan di beberapa tempat), atau horor (karena memunculkan vampir dan hantu)? Awal yang menjanjikan dibayar dengan ending yang monoton dan tidak jelas pesannya. Novel yang awalnya aku kira bakal bercerita banyak tentang Masyarakat S (The Society of S), ternyata hanya sepintas bercerita tentang kaum peminum darah yang sangat mencintai lingkungan ini. Kalau aku bilang sih judulnya memberi janji palsu😀

Jika kamu penyuka novel-novel “gelap”, novel ini cukup “gelap” kok. Lihat saja desain cover-nya. Bukan novel yang akan berakhir dengan cetak ulang berkali-kali, pasti. Tapi cukup menghibur saat kamu kurang bacaan. Meski tetap saja, akhirnya kamu bakal mikir, “Kok gitu doang?”.

ISBN-10: 979-22-4778-5

ISBN-13: 978-979-22-4778-7

Penerbit: Gramedia

Terbit: Juli 2009

Tebal: 391 hal

Soft cover

Harga: Rp 45.000


0 Responses to “The Society of S-Kisah tegang yang berakhir dengan antiklimaks”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s